Thursday, 17 January 2019

Knowledge Management Bagian Dari Pengembangan Kompetensi

Perkembangan saat ini menunjukan bahwa semakin cepatnya perubahan dalam segala bidang kehidupan. Hal tersebut dikarenakan dari efek globalisasi dan pengembangan teknologi informasi yang sangat berkembang dengan cepat. Kondisi ini jelas mengakibatkan perlu adanya cara baru dalam menyikapi perkembangan yang begitu cepat. Pengetahuan merupakan aset yang sangat berharga bagi suatu organisasi. Semakin banyak pengetahuan yang dimiliki oleh setiap Stakeholder dari sebuah organisasi, maka akan membuat organisasi tersebut menjadi semakin baik. Penekanan akan makin pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan salah saru respon dalam menyikapi perubahan tersebut, dan ini tentu saja memerlukan upaya-upaya untuk meningkatkan dan mengembangkan SDM.

Pengetahuan berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki pengertian adalah segala sesuatu yg diketahui; kepandaian: atau segala sesuatu yg diketahui berkenaan dengan hal. Dari pengertian tersebut dapat diketahui bahwa pengetahuan merupakan sesuatu yang didapatkan dari hasil daya tahu yang nantinya dapat berbentuk sebuah informasi. Proses dari daya tahu tersebut seperti melihat, mendengar, merasakan, dan berfikir yang menjadi dasar manusia dan bersikap dan bertindak. Pengetahuan yang dimiliki setiap SDM dalam suatu organisasi harus selalu dikembangkan dan dikelola dengan baik. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk pengembangan kompetensi SDM dalam suatu organisasi, mulai dari pendidikan, pelatihan, sosialisasi, bimbingan teknis, seminar, workshop dan yang terbaru adalah pelaksanaan Knowledge Management (KM).
Knowledge Management dapat membantu organisasi untuk melakukan sharing pengetahuan seputar proses bisnis, masalah-masalah yang terjadi pada setiap unit kerja, hingga berbagi pengalaman tentang hal-hal di luar pekerjaan yang bermanfaat bagi pengembangan pengetahuan dari pegawai organisasi. Istilah Knowledge Management (KM) atau manajemen pengetahuan, pertama kali diperkenalkan pada tahun 1986, dalam konferensi manajemen Eropa. Jika dilihat dari definisinya, Knowledge Management adalah sebuah proses yang membantu organisasi dalam mengidentifikasi, memilih, mengorganisasikan, menyebarkan, dan memindahkan informasi penting dan pengalaman yang merupakan bagian dari organisasi.
Dalam mengembangkan sebuah organisasi, knowledge management mempunyai peranan yang sangat penting. Knowledge Management selain mempunyai peran yang penting dalam pengembangan sebuah organisasi, Knowledge Management juga memiliki banyak manfaat bagi sebuah organisasi, antara lain :

1.     Meningkatkan aset pengetahuan
Ketika pegawai memanfaatkan pengetahuannya itu berarti pemanfaatan sumber pengetahuan tersebut meningkat. Pengetahuan dapat memberikan kemudahan bagi semua pegawai untuk memanfaatkannya. Dengan demikian, tentu saja ide untuk melakukan kreativitas dan inovasi juga bisa berkembang. Oleh sebab itu, organisasi sangat menghimbau pegawainya untuk menguasai Knowledge Management sehingga komptensi pegawai bisa ditingkatkan.

2.     Menciptakan pengambilan keputusan yang lebih tepat
Peran Knowledge Management juga sangat besar untuk pengambilan keputusan yang tepat. Pegawai yang memiliki Knowledge Management akan mampu mengambil keputusan yang tepat sebab keputusan tersebut berdasarkan pemikiran yang sangat matang. Keputusan tersebut diambil berdasarkan berbagai pertimbangan-pertimbangan yang dijadikan toalk ukur penganmbulan keputusan. Pertimbangan itu bisa meliputi pengalaman dan informasi yang diperoleh.

3.     Meningkatkan efisiensi pada proses dan cara kerja
Organisasi yang menekankan Knowledge Management pada pegawainya akan mudah menerapkan efisiensi pada proses dan cara kerja. Dengan demikian, pekerjaan akan menciptakan hasil yang lebih baik.

4.     Meningkatkan kemampuan beradaptasi
Pegawai yang memiliki penguasaan Knowledge Management tentu saja akan mudah melakukan adaptasi, baik adaptasi ke seluruh anggota organisasi maupun beradaptasi pada kondisi dan situasi yang terjadi di organisasi. Oleh sebab itu, pegawai yang memiliki Knowledge Management akan bisa menghadapi perubahan kondisi dan situasi yang sewaktu-waktu terjadi di lingkungan organisasinya.

5.     Meningkatkan produktifitas pegawai
Sumber pengetahuan yang berasal dari pegawai yang menguasai Knowledge Management dapat digunakan untuk sebagai upaya mengembangkan produk organisasi sehingga proses produksi dapat dilakukan dengan lancar. Dengan demikian, tingkat produktivitas organisasi tersebut juga pasti akan meningkat.

6.     Meningkatkan layanan pada masyarakat/ pelanggan
Sebagai organisasi yang berorientasi pada kepuasaan masyarakat/ pelanggan, tentu saja tugas untuk memberikan pelayanan terbaik tidak hanya merupakan tanggung jawab sebagian pegawai saja, tapi merupakan tanggung jawab semua anggota dalam organisasi sebuah. Oleh sebab itu, organisasi perlu melaksanakan Knowledge Management kepada seluruh pegawainya karena pegawai yang menguasaai Knowledge Management akan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat/ pelanggan. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat/ pelanggan dapat ditingkatkan dan organisasi dapat memperoleh manfaat dari hal tersebut.

Berdasarkan hal tersebut diatas, dapat disimpulkan bahwa Knowledge Management sangat penting untuk diimplementasikan pada setiap organisasi, baik organisasi swasta maupun institusi pemerintah. Hal tersebut dikarenakan dapat meningkatkan pengetahuan dari pegawai secara akurat karena berasal dari satu sumber Knowledge Management yang sama, mempercepat proses kerja karena lebih cepat memperoleh pengetahuan, dan mempermudah penyebaran pengetahuan ke seluruh pegawai. Maka, tunggu apalagi, segera implementasikan Knowledge Management pada organisasi kita, sebagai salah satu wadah dalam pengembangan kompetensi pegawai.

Salam Integritas …
Salam Profesional …

0 komentar:

Post a comment